MAJALAYA | Klinik Pratama Zakia Noor Waluya 1 berkolaborasi dengan Relawan Donor Darah dan Thalassemia Indonesia (REDTI KITA), Unit Donor Darah PMI Kabupaten Bandung kembali menggelar donor darah untuk yang ketiga kalinya di Kilinik Pratama Zakia Noor Jl. Babakan No. 89-91 Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Senin (27/07/2026).
Direktur Utama Klinik Pratama Zakia Noor Waluya, dr. Ghaida Zakia Noor mengatakan, Donor Darah kali ini merupakan kali ketiga dilaksanakan bekerjasama dengan REDTI KITA dan PMI. "Adapun waktu pelayanan dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pihak Klinik Pratama Zakia Noor Waluya 1 bersama tim medis siap memberikan pelayanan terbaik serta pemeriksaan kesehatan awal bagi para calon pendonor sebelum mendonasikan darahnya," ujar dr Ghaida di lokasi.
Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap pendonor berada dalam kondisi fisik yang prima dan aman untuk melakukan donor darah.
Kata dr Ghaida, selain bermanfaat mendeteksi kesehatan tubuh pendonor secara berkala dan menjaga sirkulasi darah, aksi donor darah di klinik ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan darah warga Kabupaten Bandung. Pasokan darah yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk membantu para penderita Thalassemia yang berada dibawah naungan REDTI KITA, serta pasien medis lainnya yang membutuhkan transfusi.
Melalui sinergi ini, Klinik Pratama Zakia Noor Waluya 1 mengundang seluruh warga Majalaya dan sekitarnya yang telah memenuhi syarat donor untuk hadir secara langsung. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau pendaftaran.
Sementara itu Ketua REDTI KITA, Hendi Resmawan mengatakan, jika kegiatan donor darah yang dilaksanakan rutin bekerjasama dengan Klinik Pratama Zakia Noor disamping untuk memenuhi kebutuhan darah penyintas thalassemia di Kabupaten Bandung, umumnya bagi warga masyarakat yang membutuhkan, juga untuk melestarikan kegiatan donor darah sebagai gaya hidup sehat masyarakat.
"Kita sengaja mengadakan donor darah rutin di berbagai lokasi baik yang sudah rutin maupun lokasi baru, semata-mata untuk lebih mendekatkan layanan donor darah kepada masyarakat yang mau donor selain untuk menjaring para pendonor baru," ungkap Hendi Resmawan.