27
Juni 2026 20:12 WIB
WARTA DESA 435 Kali Dilihat

Jargon 'MADEP': Selaraskan Semangat Pemekaran dengan Visi Bandung Bedas

Asep Tedi

Asep Tedi

Penulis

Jargon 'MADEP': Selaraskan Semangat Pemekaran dengan Visi Bandung Bedas
Bapak Dadang Kurniawan beserta Jajaran

Pangalengan — Mengemban amanah baru sebagai Penjabat Kepala Desa Persiapan Mekarwangi, Kecamatan Pangalengan, Bapak Dadang Kurniawan melangkah dengan penuh ketulusan. Sejak dilantik pada 23 Januari 2026, beliau mulai mencurahkan perhatiannya pada penataan pemerintahan desa, kerapian administrasi kependudukan, serta penyusunan perangkat desa. Langkah awal ini diambil sebagai fondasi kasih untuk mengantarkan Desa Mekarwangi menjadi desa yang definitif.

Beliau menyampaikan bahwa selaras dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa serta Peraturan Bupati Bandung Nomor 174 Tahun 2024, Pemerintah Desa Persiapan Mekarwangi dengan penuh rasa hormat akan mengusulkan penempatan perangkat desa yang diperbantukan dari Desa Lamajang sebagai desa induk.

Tak hanya itu, dengan semangat kebersamaan, pemerintah desa juga akan menata administrasi pemerintahan, melakukan pendataan penduduk yang humanis, serta menegaskan batas wilayah demi kenyamanan seluruh warga.

"Langkah awal yang kami rintis adalah menjalin silaturahmi dan koordinasi yang erat dengan Pemerintah Desa Lamajang mengenai penyusunan APBDes Desa Persiapan. Alhamdulillah, sesuai ketentuan yang berlaku, Desa Persiapan akan menerima dukungan keuangan dari desa induk dengan besaran yang disepakati bersama secara mufakat," tutur Bapak Dadang Kurniawan dengan penuh keramahan, Sabtu (27/6/2026).

Beliau juga menjelaskan dengan bijak bahwa meskipun Permendagri memberi ruang bantuan keuangan hingga 30 persen dari anggaran desa induk, besaran tersebut akan tetap disesuaikan secara arif dengan kemampuan keuangan Desa Lamajang. Semuanya dituangkan dalam APBDes atas dasar musyawarah mufakat antara pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Untuk sementara waktu, geliat pelayanan dan aktivitas pemerintahan Desa Persiapan Mekarwangi berjalan penuh khidmat di sebuah bangunan sederhana seluas tujuh tumbak, yang lahir dari kebaikan hati warga yang menghibahkannya.

Keindahan gotong royong warga tak berhenti di sana. Rasa cinta masyarakat terhadap desanya terpancar nyata lewat ketulusan Bapak Rahmat Rajab yang menghibahkan lahan seluas 45 tumbak, serta Bapak Koko seluas 17 tumbak. Pihak desa akan terus menjalin komunikasi yang santun agar lahan tersebut kelak dapat diwujudkan menjadi kantor desa yang representatif serta fasilitas penunjang pemerintahan yang nyaman bagi warga.

Bapak Dadang dengan rendah hati mengakui bahwa perjalanan menuju desa definitif masih memerlukan proses yang panjang, terlebih Peraturan Daerah (Perda) terkait hal tersebut di Kabupaten Bandung masih dalam tahap pematangan. Meski demikian, optimisme tidak pernah surut. Persiapan demi persiapan, termasuk pendataan penduduk, terus mengalir hangat dengan melibatkan langsung para Ketua RT, RW, kader, serta seluruh elemen masyarakat.

Filosofi Jargon MADEP

Sebagai pengikat rasa dan pemersatu langkah, sebuah jargon penuh makna pun diperkenalkan:

"MADEP: Moal Unggut Kalinduan, Moal Gedag Kaanginan, Panceg Dina Kayakinan."

Bapak Dadang menguraikan dengan penuh keteguhan bahwa MADEP merupakan akronim dari Maju Demi Pemekaran. Jargon ini mencerminkan ketegaran lahir batin untuk membawa Desa Persiapan Mekarwangi menuju tata kelola pemerintahan yang mantap, manunggal, akuntabel, tanggap, dan profesional.

Semangat luhur ini diharapkan dapat berjalan seiring, saling menguatkan dengan visi Kabupaten Bandung Bedas, membawa kebaikan bagi Jawa Barat Istimewa, serta turut andil dalam menjemput impian besar Indonesia Emas. (**)

Komentar (2)

1000 Karakter tersisa
T
Tata Suherlan
• 28 Jun 2026, 03:19

Wilujeng cing janten kasaean/kesejahteraan wargana, kantun kumaha desa desa nu sanesna nu peryogi saenggalna dinekarkeun Oge 👍💪🤲🙏

T
Tata Suherlan
• 28 Jun 2026, 03:19

Wilujeng cing janten kasaean/kesejahteraan wargana, kantun kumaha desa desa nu sanesna nu peryogi saenggalna dinekarkeun Oge 👍💪🤲🙏