17
Juni 2026 16:45 WIB
WAKIL RAKYAT 24 Kali Dilihat

DPRD Kab. Bandung Siap Dorong Anggaran Untuk Program KIM

Asep Tedi

Asep Tedi

Penulis

DPRD Kab. Bandung Siap Dorong Anggaran Untuk Program KIM
Sekdis Kominfo Jabar, Wakil DPRD Kab. Bandung, Rektor Uniba, Ketua KIM Kab. Bandung

Baleendah - Di tengah derasnya arus informasi global, sebuah lompatan inovatif siap digulirkan dari jantung Jawa Barat demi mengubah wajah masyarakat menjadi motor penggerak digital yang cerdas dan kritis. Melalui sinergi kokoh lintas sektor, agenda Bimbingan Teknis Literasi Digital bertajuk Komunitas Informasi Masyarakat Peduli Informasi dan Literasi Digital (KIM Pinter Digital)

Agenda besar ini menempatkan kolaborasi strategis sebagai fondasi utama dalam menghadapi kompleksitas era siber. Acara ini akan dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat, Mas Adi Komar, S.STP., M.Tr.A.P., Yang diwakili oleh Sekretaris Bayu Rakhmana.

Beliau memberikan sambutan sekaligus membuka acara yang mengusung semangat "Digitalisasi Babarengan, Ngawangun Jabar Istimewa" ini diselenggarakan berkat kolaborasi erat berbagai instansi strategis, mulai dari Diskominfo Jabar, Humas Jabar, hingga platform layanan publik Sapawarga. Sinergi ini mencerminkan komitmen bulat untuk memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat Kabupaten Bandung tidak hanya menjadi penonton pasif, melainkan agen aktif yang mampu menyaring hoaks dan memproduksi konten lokal yang positif serta bernilai ekonomi tinggi.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung mendorong Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi garda terdepan kehumasan di tingkat desa dalam menyampaikan informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Firman B. Sumantri, M.B.A., saat memberikan keynote speech pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) KIM Pinter Digital di Universitas Bale Bandung (UNIBBA), Rabu (17/6/2026).

Firman menegaskan, DPRD mendukung penguatan peran KIM sebagai pusat informasi masyarakat yang mampu menyaring informasi serta menangkal penyebaran hoaks.

"Kami mendukung KIM sebagai kehumasan informasi di masyarakat. Informasi yang beredar harus terbebas dari hoaks. Dengan adanya KIM, informasi dapat tersaring sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya," ujarnya.

Menurut Firman, DPRD siap mendorong pengembangan KIM agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia juga meminta KIM terus berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung serta melakukan audiensi dengan DPRD untuk menyampaikan berbagai kebutuhan organisasi.

"KIM perlu menyampaikan kebutuhan dan programnya kepada DPRD maupun Diskominfo. Jika ada usulan yang disampaikan melalui Diskominfo, kami akan mendorong agar mendapat perhatian dan dukungan anggaran untuk kegiatan KIM," katanya.

Firman menilai keberadaan KIM sangat penting, terutama setelah terbentuknya 118 unit KIM di tingkat desa di Kabupaten Bandung. Namun, menurutnya, peran dan fungsi KIM masih perlu disosialisasikan lebih luas kepada masyarakat.

Ia berharap peran KIM tidak hanya berhenti di tingkat desa, tetapi juga mampu menjangkau hingga tingkat RT dan RW. Menurutnya, komunikasi di masyarakat selama ini sudah berjalan, namun belum terkelola secara terstruktur.

"Jangan hanya berhenti di tingkat desa. Ke depan, peran KIM harus menjangkau hingga tingkat RT dan RW. Komunikasi di masyarakat sebenarnya sudah berjalan, tetapi belum terprogram secara baik. KIM dapat menjadi wadah yang mengelola arus informasi secara terstruktur," ujarnya.

Firman berharap KIM dapat segera melakukan audiensi dengan DPRD agar para anggota dewan lebih memahami peran strategis organisasi tersebut. Ia menegaskan DPRD berkomitmen membantu menyosialisasikan keberadaan KIM sebagai mitra pemerintah dalam penyebaran informasi publik.

"Kegiatan KIM ini sangat positif. Tinggal bagaimana kita bersama-sama memperkuat sosialisasi dan dukungannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (**)

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!