22
September 2026 12:24 WIB
SOSIAL, KESEHATAN & LINGKUNGAN 31 Kali Dilihat

Darah Untuk Kirani: Akses Nyata ReDTI dan PMI Selamatkan Nyawa

Acep

Acep

Penulis

Darah Untuk Kirani: Akses Nyata ReDTI dan PMI Selamatkan Nyawa
Petugas PMI Kabupaten Bandung saat sedang Melakukan transaksi ke Pendonor

BANJARAN - Setiap tetes darah yang mengalir di Banjaran hari ini bukan sekadar sumbangan biasa, melainkan napas buatan yang menentukan hidup dan matinya para penyintas Thalasemia serta masyarakat umumnya di Kabupaten Bandung. Di tengah krisis ketersediaan stok darah yang terus mengancam nyawa pasien butuh transfusi rutin, Yayasan ReDTI menggandeng PMI Kabupaten Bandung menggelar aksi donor darah masif di kawasan PT Papyrus Sakti, Jalan Banjaran, Selasa (22/9/2026), sebagai perlawanan nyata terhadap keputus asaan para penderita.

Aksi kemanusiaan ini mendadak riuh dan sarat solidaritas ketika berbagai elemen masyarakat membaur tanpa sekat. Tak hanya menerjunkan relawan ReDTI dan petugas PMI, kegiatan ini juga dihadiri figur publik daerah, salah satunya Anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jawa Barat, Atep Kusman, yang ikut memacu semangat para pendonor di lokasi acara.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Yayasan ReDTI, Hendi Resmawan, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari jeritan kebutuhan darah yang sangat mendesak bagi para penyintas Thalasemia. Langkah strategis ini dibangun bersama berbagai pihak agar pasokan darah tidak pernah terputus, yang perlahan mulai mengetuk nurani dan melirik perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memberikan dukungan nyata.

Pintu kemanusiaan ini dibuka selebar-lebarnya tanpa batasan; bukan hanya karyawan dan staf PT Papyrus Sakti yang melipat lengan baju, melainkan warga umum yang berbondong-bondong datang. Antusiasme ini membuktikan bahwa kesadaran warga untuk saling menyelamatkan nyawa sesama di Kabupaten Bandung kini telah menjelma menjadi gerakan bersama.

Suhartina, salah seorang warga setempat, tidak sanggup menyembunyikan rasa harunya karena bisa berkontribusi langsung menyelamatkan sesama tanpa harus menempuh jarak jauh dari kediamannya. Dengan penuh harapan, ia menyerukan pesan mendalam agar masyarakat luas tidak ragu mendonorkan darahnya, sebab di luar sana ada saudara-saudara yang menggantungkan hidup pada setitik kepedulian tersebut.

Atep Kusman, mengajak semua elemen masyarakat Kabupaten Bandung untuk bergabung dalam kegiatan kemanusiaan Donor Darah karena manfaatnya selain tubuh terkontrol jadi sehatembantu menyelamatkan nyawa umat" ajaknya singkat.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!