SOLOKANJERUK - Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir saat musim penghujan, pembersihan dan normalisasi Sungai Cisunggalah di RW 03, Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk telah selesai dilaksanakan.
Camat Solokanjeruk Rahmattulah Mukti Prabowo mengatakan pembersihan dilakukan secara manual dengan mengangkat sampah, serta material yang berpotensi menghambat aliran air.
"Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran sungai dan meminimalisir risiko genangan maupun banjir," ungkap Camat Prabowo, Minggu (20/9/2026).
Camat Solokanjeruk imbau masyarakat untuk tidak membuang sampah, maupun material lainnya ke sungai.
"Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan fungsi sungai agar tetap lancar, terutama saat musim penghujan. Menjaga sungai merupakan tanggung jawab bersama demi mencegah terjadinya banjir dan menjaga lingkungan tetap bersih," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Padamukti Unang Rubaman berharap program pemeliharaan dan penataan aliran Sungai Cisunggalah terus berkesinambungan untuk mencegah dan meminimalisir potensi ancaman banjir disaat memasuki musim hujan.
"Pasca pengerjaan normalisasi Sungai Cisunggalah ini, masih ada sisa penanganan kirmir atau TPT sepanjang 6,5 meter di RW 06 Desa Padamukti yang harus kembali ada penataan atau pembangunan sebelum memasuki turun hujan," kata Unang Rubaman.
Selain itu, kata Kepala Desa Padamukti, penataan kirmir atau TPT di RW 3 Desa Padamukti sepanjang 15 meter. "Harus segera ada pembangunan kirmir untuk mengurangi risiko endapan air disaat turun hujan," ujarnya.
Unang Rubaman juga terus mendorong BBWS Citarum dalam upaya mengoptimalkan pengerukan endapan lumpur yang masih tersisa di aliran Sungai Cisungalah.
"Upaya pengerukan endapan lumpur secara manual itu untuk memperlancar aliran air disaat memasuki musim hujan. Penanganan endapan lumpur secara manual ini karena tidak bisa ditembus alat berat back hoe, sehingga ditangani secara manual dengan melibatkan para pekerja dari BBWS Citarum," ungkapnya.**