28
Mei 2026 19:23 WIB
PENDIDIKAN 4 Kali Dilihat

​Indeks Pendidikan Meningkat, Bupati Bandung Apresiasi Peran Pesantren

Ade S

Ade S

Penulis

​Indeks Pendidikan Meningkat, Bupati Bandung Apresiasi Peran Pesantren
Bupati Bandung hadir di acara Khitanan Massal Yayasan Al-Hidayah

CIPARAY – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengapresiasi kontribusi Yayasan Pondok Pesantren Al-Hidayah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengelolaan lembaga pendidikan formal mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Pria yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Bandung tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi dengan pihak swasta dan pesantren.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara Tasyakuran Khitanan Massal gratis yang digelar oleh Keluarga Besar Yayasan Pondok Pesantren Al-Hidayah di Kecamatan Ciparay, Kamis (28/5/2026).

"Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, saya mengucapkan terima kasih atas peran aktif Yayasan Pondok Pesantren Al-Hidayah di bidang pendidikan," ujar KDS.

Ia memaparkan, saat ini Rata-rata Lama Sekolah (RLS) warga Kabupaten Bandung meningkat dari 8,9 tahun menjadi 9,4 tahun. Sementara itu, Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) juga naik menjadi 12,7 tahun.

"Peningkatan ini tentu tidak lepas dari kontribusi Yayasan Al-Hidayah. Kita doakan agar sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan ini semakin maju dan mampu melahirkan calon pemimpin bangsa," lanjutnya.

Untuk mengantisipasi anak putus sekolah karena kendala biaya, KDS mengingatkan masyarakat mengenai adanya program beasiswa Bedas Calakan (Beasiswa Cerdas Aktif Lanjutkan).

Selain itu, Pemkab Bandung juga menyediakan program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Program pendidikan nonformal ini menyiapkan kuota hingga 50 ribu siswa setiap tahunnya agar warga yang putus sekolah tetap bisa mendapatkan ijazah setara SD, SMP, maupun SMA.

"Melalui program-program ini, visi agar semua anak di Kabupaten Bandung bisa bersekolah dapat benar-benar terwujud," tegas KDS.

Dalam acara tersebut, Bupati Bandung juga memberikan uang panyecep (hadiah khas Sunda) kepada anak-anak peserta khitanan massal. Menurutnya, kegiatan sosial yang rutin digelar pasca-Iduladha ini merupakan wujud nyata peningkatan kepekaan sosial pesantren terhadap masyarakat sekitar.

"Mari kita doakan agar Pondok Pesantren Al-Hidayah semakin maju, dan anak-anak yang dikhitan hari ini tumbuh menjadi generasi yang saleh, sehat, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara," pungkasnya.(Aku)

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!