22
Mei 2026 18:47 WIB
PENDIDIKAN 11 Kali Dilihat

SMKN 1 Cisarua Imbau Calon Peserta Didik Segera Lengkapi Administrasi

Asep Tedi

Asep Tedi

Penulis

SMKN 1 Cisarua Imbau Calon Peserta Didik Segera Lengkapi Administrasi
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Cisarua, Zainul Arifin

KBB – Menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, SMKN 1 Cisarua mulai mematangkan berbagai persiapan. Langkah ini mencakup sosialisasi kepada masyarakat hingga penyiapan sarana pendukung pendaftaran daring (online).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Cisarua, Zainul Arifin, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menyosialisasikan pembuatan akun siswa kepada calon peserta didik dan operator SMP. Akun-akun tersebut sebelumnya telah didistribusikan melalui Dinas Pendidikan kabupaten dan kota.

"Persiapan telah kami lakukan seoptimal mungkin. Kami sudah mulai bersosialisasi dengan calon peserta didik dan operator SMP terkait akun siswa yang dibagikan oleh dinas pendidikan. Semoga pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan sukses. Pihak sekolah tentu menyiapkan segala sesuatunya dengan matang agar prosesnya berjalan lancar," ujar Zainul dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).

Zainul menambahkan, prinsip pelaksanaan dan jalur penerimaan tahun ini secara umum masih sama dengan tahun lalu, yaitu melalui jalur afirmasi dan jalur akademik. Namun, terdapat sedikit penyesuaian pada jadwal pelaksanaan.

"Tahun ini ada perubahan jadwal. Jika tahun lalu jalur zonasi dan jalur KIP (Kartu Indonesia Pintar) masuk dalam tahap satu, sekarang digeser ke tahap dua," katanya.

Untuk tahun ajaran 2026, SMKN 1 Cisarua menargetkan kuota sebanyak 432 siswa yang akan dibagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel). Sekolah ini memiliki empat jurusan, di mana masing-masing jurusan menyediakan tiga kelas. Menurut Zainul, kompetensi keahlian yang paling diminati setiap tahunnya adalah jurusan Perkantoran dan Perhotelan.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Zainul juga memetakan kendala yang kerap muncul pada sistem SPMB daring, terutama masalah gangguan jaringan dan kelancaran server yang padat di hari pertama pendaftaran.

"Biasanya pada hari pertama server cenderung melambat (down) atau proses input data terhambat karena membeludaknya jumlah pendaftar. Hari pertama biasanya belum terlalu lancar, tetapi memasuki hari kedua biasanya situasi sudah mulai normal kembali," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihak sekolah mengimbau para calon peserta didik untuk mempersiapkan dokumen administrasi sejak dini. Dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, Surat Keterangan Lulus (SKL), hingga surat keterangan sehat dari dokter harus dipastikan siap agar proses unggah (upload) data tidak terkendala.

Di sisi lain, infrastruktur sekolah juga telah disiagakan, mulai dari kestabilan jaringan internet hingga penyediaan perangkat komputer guna mendukung kelancaran SPMB.

"Kami juga menerjunkan tim humas untuk membantu para orang tua yang kesulitan mendaftar mandiri secara daring atau mereka yang tidak memiliki perangkat gadget di rumah. Sekolah menyediakan fasilitas komputer agar proses pendaftaran mereka tetap bisa terlayani," imbuh Zainul.

Langkah antisipasi ini dinilai krusial mengingat tingginya minat pendaftar di SMKN 1 Cisarua yang setiap tahunnya mencapai lebih dari 1.000 orang. Dengan kuota yang hanya tersedia untuk 432 siswa, artinya ada sekitar 600 pendaftar yang nantinya belum bisa tertampung.

Sementara itu, khusus untuk jadwal pendaftaran Jalur Sekolah Maung akan berlangsung mulai 25 Mei hingga 29 Mei 2026, dan hasilnya akan diumumkan pada 8 Juni 2026. Pendaftaran melalui jalur ini tidak dibatasi oleh zonasi wilayah.

"Hadirnya jalur Sekolah Maung ini diharapkan mampu mendongkrak prestasi sekolah kelak. Karena melalui proses seleksi yang ketat, sekolah bisa menjaring calon-calon siswa pilihan yang unggul," pungkasnya. (Asted)

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!