24
Mei 2026 20:21 WIB
DAERAH 6 Kali Dilihat

KDS Tinjau Sungai Cikeruh, Desak Normalisasi Citarum

AKusman

AKusman

Penulis

KDS Tinjau Sungai Cikeruh, Desak Normalisasi Citarum
Bupati Bandung Dadang Supriatna Saat Meninjau Sungai Cikeruh

KABUPATEN BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, meninjau kondisi Sungai Cikeruh di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu (24/5/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum sekaligus mengecek upaya penanganan potensi banjir di wilayah Bandung Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, KDS melihat langsung kondisi muara pertemuan Sungai Cikeruh, Sungai Citarik, dan Sungai Citarum yang mengalami sedimentasi tinggi. Menurutnya, pendangkalan sungai saat ini memerlukan penanganan serius dan terintegrasi dari seluruh pihak terkait.

“Setelah kita lihat langsung di lapangan, sedimentasi tanah di kawasan ini sudah cukup tinggi dan hampir rata dengan daratan. Secara keseluruhan, di Sungai Citarum diperkirakan terdapat kurang lebih 10 juta meter kubik sedimentasi yang perlu segera dinormalisasi,” ujar KDS.

Ia menegaskan bahwa penanganan sedimentasi menjadi langkah krusial dalam mendukung efektivitas berbagai program pengendalian banjir, termasuk optimalisasi fungsi danau maupun kolam retensi di kawasan Bandung Selatan.

“Pembangunan danau atau kolam retensi tentu sangat penting, namun akan lebih optimal apabila diimbangi dengan normalisasi Sungai Citarum. Karena itu, diperlukan penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.

KDS juga berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bersama Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat penanganan Sungai Citarum melalui langkah-langkah strategis dan kolaboratif.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

“Pemkab Bandung terus berkomitmen mendukung program penataan dan revitalisasi Sungai Citarum demi keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, KDS mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya merawat ekosistem aliran sungai.

“Semoga ikhtiar bersama ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera),” pungkasnya. (Aku)

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!