15
Oktober 2026 01:58 WIB
DAERAH 15 Kali Dilihat

Dorong Petani Tingkatkan Nilai Jual, DISPERDAGIN Gelar Bimtek Blending Tembakau

Ade S

Ade S

Penulis

Dorong Petani Tingkatkan Nilai Jual,  DISPERDAGIN Gelar Bimtek Blending Tembakau

Rancabali | Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DISPERDAGIN) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan blending tembakau melalui program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kampung Stamplat Girang Desa Indragiri Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang PPI DISPERDAGIN, Maya Kusumadewi ST. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam mengolah hasil perkebunan tembakau agar memiliki kualitas yang lebih baik dan nilai jual yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Kabid PPI menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat membantu para petani mengoptimalkan hasil kebun tembakau mereka. Dengan kemampuan pengolahan yang lebih baik, petani diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil panen sehingga dapat menekan risiko kerugian dalam menjalankan usaha tani tembakau.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kelompok tani memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam mengolah hasil tembakau. Dengan demikian, hasil kebun yang mereka produksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengolahan tembakau. Para pemuda diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, kreativitas, serta potensi usaha di sektor pengolahan hasil perkebunan, sehingga dapat membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Meski demikian, Kabid PPI mengingatkan agar pengembangan usaha pengolahan tembakau tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa peserta tidak boleh memproduksi maupun mengedarkan rokok ilegal yang tidak dilengkapi pita cukai sesuai ketentuan.

“Peningkatan keterampilan dan pengembangan usaha harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan. Jangan sampai keterampilan yang diperoleh justru digunakan untuk membuat atau mengedarkan produk rokok ilegal tanpa cukai,” tegasnya.

Melalui Bimtek berbasis DBHCHT ini, DISPERDAGIN berharap para petani dan generasi muda di Kecamatan Rancabali khususnya serta para petani tembakau di kabupaten Bandung pada umumnya semakin mampu mengembangkan potensi tembakau secara produktif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun usaha yang legal dan berkelanjutan.

Ketua kelompok tani tembakau Nitigiri Desa Indragiri Dede mengucapkan Rasa terima kasihnya kepada Dinas Perdagin yang telah membina anggotanya semoga ilmu yang telah di berikan kepada anggotanya bisa di aplikasikan kedepannya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan sektor pertanian dan pengolahan hasil tembakau agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya kelompok tani di wilayah Kabupaten Bandung.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!