07
Juni 2026 08:33 WIB
BANDUNG 0 Kali Dilihat

Ekonomi Tembus 6,34 Persen, Bupati Bandung Ajak HIPMI Ambil Peran

AKusman

AKusman

Penulis

Ekonomi Tembus 6,34 Persen, Bupati Bandung Ajak HIPMI Ambil Peran
Dua Bupati Dorong HIPMI Kabupaten Bandung Cetak Pemimpin Masa Depan

SOREANG – Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) I Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bandung menghadirkan dua kepala daerah dalam satu forum pada Minggu (7/6/2026).

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Bupati Lampung Selatan sekaligus Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, kompak mendorong organisasi pengusaha muda tersebut menjadi motor pencetak wirausahawan sekaligus calon pemimpin masa depan.

Saat membuka Muscablub di Grand Sunshine Soreang, Dadang mengatakan HIPMI memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Khususnya, program penciptaan 10 ribu wirausaha muda dan lapangan kerja yang menjadi bagian dari misi ekonomi inklusif Pemerintah Kabupaten Bandung.

Menurut Dadang, peran dunia usaha berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung yang melonjak dari 5,04 persen menjadi 6,34 persen pada 2025.

“Peningkatan ini tentu tidak lepas dari kontribusi para pengusaha. Karena itu, HIPMI harus terus tumbuh menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” kata Dadang.

Namun bagi Dadang, peran HIPMI tidak boleh berhenti pada urusan bisnis. Organisasi ini harus menjadi kawah candradimuka yang menyiapkan kader bangsa untuk menjadi pemimpin masa depan.

Dadang berkaca pada pengalamannya sendiri yang mengawali karier sebagai pengusaha sejak usia remaja, sebelum akhirnya terjun ke politik dan menjadi kepala desa pada usia 26 tahun. Ia meyakini keberhasilan seorang pengusaha tidak hanya ditentukan oleh modal, melainkan keberanian, kejujuran, dan tanggung jawab.

“HIPMI harus menggodok kader yang dipersiapkan menjadi pemimpin. Namun, sukseskan dulu diri sendiri, baru siap mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, menilai Kabupaten Bandung memiliki potensi ekonomi yang besar sehingga membutuhkan organisasi pengusaha muda yang adaptif.

Egi mengingatkan agar HIPMI tidak hanya hadir saat ada proyek atau kepentingan bisnis semata. Sebaliknya, organisasi ini wajib melahirkan inovasi program yang berdampak dan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas.

“HIPMI jangan hanya menjadi organisasi yang datang meminta proyek. HIPMI harus menjadi mesin pencetak pengusaha, melahirkan program yang berdampak, dan membantu pengusaha kecil berkembang menjadi lebih besar,” tegas Egi.

Ia berharap kepengurusan baru hasil Muscablub mampu menyelaraskan program organisasi dengan agenda pembangunan Kabupaten Bandung.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Bupati, HIPMI Kabupaten Bandung bisa bertransformasi menjadi lebih Bedas dan ikut mempercepat kemajuan daerah,” pungkasnya.

Muscablub I BPC HIPMI Kabupaten Bandung ini digelar untuk memilih kepengurusan baru sekaligus menyusun arah gerak organisasi ke depan. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pengusaha muda, pengurus HIPMI, perwakilan organisasi dunia usaha, serta unsur pemerintah daerah. (Ak)

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!