01
Agustus 2026 22:05 WIB
OPINI 75 Kali Dilihat

Dipuji Tak Terbang, Dicaci Tak Tumbang: Laku Sunyi Kang DS Menenun Asa

Asep Tedi

Asep Tedi

Penulis

Dipuji Tak Terbang, Dicaci Tak Tumbang: Laku Sunyi Kang DS Menenun Asa
Bupati Bandung Dadang Supriatna

KAB. BANDUNG – Di tengah derasnya arus informasi dan tingginya dinamika politik daerah, masyarakat Kabupaten Bandung mengenal sosok Bupatinya, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si. yang akrab disapa Kang DS atau KDS sebagai pemimpin yang lebih memilih menjawab tantangan dengan kerja nyata ketimbang gimik dan retorika.

Karakter yang rendah hati serta kebiasaannya turun langsung ke lapangan menjadi ciri khas kepemimpinannya. Tanpa kemewahan publikasi yang berlebihan, hadirnya terasa dari jalanan yang kini mulus, puskesmas yang makin responsif, hingga geliat ekonomi warga di pelosok desa. Semua itu dilakukan demi satu misi: membumikan visi Bandung Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera).

Bagi Kang DS, Kompleks Pemkab Bandung di Soreang hanyalah salah satu titik koordinat pengabdian. Meja kerjanya yang sebenarnya terbentang luas dari perbatasan Ciparay hingga dinginnya pegunungan Ciwidey.

"Kunjungan ke desa-desa, inspeksi infrastruktur, hingga dialog tanpa sekat bersama warga bukanlah agenda pencitraan atau formalitas belaka. Itu adalah cara terbaik untuk mendengar langsung denyut nadi dan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Bandung."

Pemerataan Infrastruktur, Menghubungkan Asa: Pemkab Bandung terus mempercepat perbaikan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi guna memangkas isolasi wilayah dan memperlancar arus perekonomian. Program "Satu Miliar Satu Desa" menjadi bukti konkret bahwa anggaran daerah harus benar-benar menyentuh hingga ke tingkat RT paling ujung.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Peningkatan akses berobat gratis, modernisasi Puskesmas, serta penyaluran beasiswa pendidikan ditingkatkan secara masif. Bagi KDS, pembangunan fisik akan terasa hampa jika tidak dibersamai dengan penciptaan manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Penguatan Ekonomi Kerakyatan: UMKM dipacu naik kelas, Koperasi Merah Putih ditumbuhkan di tingkat desa, serta sektor pertanian dan pasar tradisional terus diperkuat. Tujuannya tegas: memastikan roda perekonomian berputar deras dari bawah, bukan hanya menguntungkan kelompok tertentu di atas.

Keteguhan Seorang Pemimpin di Tengah Gelombang Ujian

Setiap kebijakan publik berukuran besar tentu tak pernah lepas dari riak kritik, masukan, maupun perbedaan pandangan. Namun, di sanalah watak kepemimpinan Kang DS dipoles dan diuji.

Filosofi hidup yang kerap melekat pada dirinya: "Dipuji tidak membuat terbang, dicaci tidak membuat tumbang," menjadi kompas moral dalam menakhodai Kabupaten Bandung.

Kang DS memilih untuk tidak menghabiskan energi merespons polemik yang tidak produktif atau menanggapi komentar sinis. Seluruh daya dan pikirannya ia curahkan untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi rakyatnya.

Di era keterbukaan informasi, masyarakat kini kian kritis. Wibawa seorang pemimpin tak lagi diukur dari nyaringnya volume suara atau megahnya panggung pencitraan, melainkan dari jejak kerja yang dapat dirasakan langsung.

Kesederhanaan, kerendahan hati, dan keberanian untuk selalu hadir di tengah warga menjadi modal dasar KDS dalam merawat kepercayaan publik (public trust). Sebab pada akhirnya, hasil kerja selalu bersuara jauh lebih nyaring daripada seribu kata-kata.

Tentu, Pekerjaan Rumah (PR) Kabupaten Bandung masih panjang. Akselerasi infrastruktur, optimalisasi pelayanan publik, hingga pengentasan kemiskinan masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara berkelanjutan.

Mewujudkan Kabupaten Bandung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing bukanlah tugas yang bisa dibebankan pada satu pasang pundak semata. Ini adalah ikhtiar kolektif seluruh elemen masyarakat untuk saling mengawal, mendukung, dan melayangkan kritik konstruktif berbasis rasa cinta pada daerah.

Bandung Lebih Bedas. Insya Allah, Pasti Bisa!

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!