PANGALENGAN – SMPN 3 Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendesak PT PLN (Persero) segera memindahkan tiang listrik dari lingkungan sekolah. Keberadaan instalasi tersebut dinilai mengancam keselamatan siswa dan menghambat pembangunan sarana pendidikan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 3 Pangalengan, Ayang Rohdiansyah, mengungkapkan bahwa kondisi jaringan listrik di sekitar lapangan sekolah saat ini sangat mengkhawatirkan. Jarak kabel yang terlalu dekat dengan area aktivitas siswa dinilai rawan memicu kecelakaan, terutama saat cuaca ekstrem atau gempa bumi.
"Kami khawatir kabel bertegangan tinggi ini mencelakai siswa, apalagi kawasan ini rawan gempa dan cuaca ekstrem. Saat upacara atau olahraga, keselamatan siswa menjadi taruhan," ujar Ayang, Jumat (5/6/2026).
Selain faktor keselamatan, tiang listrik tersebut juga menjegal rencana pengembangan fasilitas dan infrastruktur sekolah.
Ayang menegaskan, pihak sekolah sudah berulang kali melayangkan surat permohonan pemindahan kepada PLN. Namun, hingga kini belum ada respons maupun tindak lanjut dari perusahaan pelat merah tersebut.
Pihak sekolah berharap PLN segera merespons keluhan ini demi menjamin keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar di SMPN 3 Pangalengan.