11
Agustus 2026 07:15 WIB
PERISTIWA 88 Kali Dilihat

Tim Gabungan Berjibaku Saat Kobaran Api Mengganas di Bukit GORR Padengo

M Refsi Musa

M Refsi Musa

Penulis

Tim Gabungan Berjibaku Saat Kobaran Api Mengganas di Bukit GORR Padengo
Foto: Petugas gabungan usai memadamkan api di area lahan GORR

KABUPATEN GORONTALO – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Selasa (11/8/2026) malam.

Kobaran api terlihat membakar lahan di kawasan perbukitan yang dipenuhi vegetasi kering. Kondisi kemarau panjang membuat api dengan cepat merambat dan menyulitkan proses pemadaman karena lokasi kebakaran berada di area berbukit serta minim sumber air.

Informasi kebakaran pertama kali diterima petugas melalui Call Center 110 dari masyarakat sekitar pukul 18.30 WITA. Mendapat laporan tersebut, anggota Piket Regu III Polsek Limboto Barat langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan awal.

Setibanya di lokasi, petugas kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo dan Brimob Polda Gorontalo untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari personel Samapta Polda Gorontalo, Ditlantas Polda Gorontalo, Piket SPKT Polres Gorontalo, anggota Polsek Limboto Barat, serta para Babinsa Kecamatan Limboto Barat.

Sekitar pukul 19.00 WITA, kendaraan Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo tiba dan langsung melakukan pemadaman. Tak lama kemudian, sekitar pukul 19.15 WITA, satu unit kendaraan pemadam dari Polda Gorontalo bersama tiga unit Water Cannon Brimob turut diterjunkan untuk membantu menjinakkan kobaran api.

Petugas harus bekerja ekstra karena titik api berada di kawasan perbukitan dan tidak terdapat sumber air yang memadai di sekitar lokasi. Selain melakukan penyemprotan, petugas juga melakukan pengamanan area serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar jalur GORR.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

Sekitar pukul 20.30 WITA, kendaraan pemadam kebakaran dan Water Cannon meninggalkan lokasi setelah kondisi dinilai aman dan api berhasil dipadamkan.

Sementara itu, saat petugas Polsek Limboto Barat tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya orang di sekitar lahan yang terbakar. Polisi selanjutnya melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk mengetahui secara lebih jelas penyebab kebakaran.

Dari informasi sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan, kemudian menyambar rumput dan vegetasi yang mengering akibat kemarau panjang. Namun, penyebab tersebut masih berupa dugaan dan memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Penanganan kebakaran tersebut turut dipantau langsung oleh Camat Limboto Barat Bonny Abd. Moonty, S.Sos., M.Si., Kapolsek Limboto Barat Ipda Darmawan Hamzah, S.H., serta Plt. Kepala Desa Padengo Sri N. Mayang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau. Puntung rokok, pembakaran sampah, maupun aktivitas yang menghasilkan api di dekat lahan kering dapat memicu kebakaran yang dengan cepat meluas.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!