08
Oktober 2026 12:55 WIB
POLITIK 23 Kali Dilihat

PDIP JABAR Gelar Pelatihan Advokasi Kesehatan

Leni Herliani

Leni Herliani

Penulis

PDIP JABAR Gelar Pelatihan Advokasi Kesehatan
PDIP Jawa Barat Gelar Pelatihan Advokasi Kesehatan Perkuat Kapasitas Kader

BANDUNG –Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, S.T., menggelar Pelatihan Advokasi Kesehatan untuk memperkuat kapasitas kader dalam memahami dan mengawal hak masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

 

Kegiatan dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Prof. Dr. Ribka Tjiptaning, jajaran DPD PDI Perjuangan Jabar, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jabar, serta pengurus DPC, PAC hingga ranting.

 

Pelatihan yang semula dijadwalkan Agustus, akhirnya dilaksanakan pada Oktober karena padatnya agenda organisasi partai.

 

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono menegaskan, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara dan pelayanan kesehatan menjadi tanggung jawab negara.

 

“Bahwa kesehatan adalah hak dasar rakyat, di mana pelayanan kesehatan menjadi tanggung jawab dari negara,” ujarnya.

 

Menurut Ono, negara memiliki keterbatasan dalam memberikan pelayanan langsung kepada seluruh masyarakat. Karena itu pemerintah menghadirkan berbagai skema jaminan sosial untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.

 

Melalui pelatihan ini, kader dibekali pemahaman mengenai akses layanan kesehatan, jaminan kesehatan, serta mekanisme yang dapat ditempuh masyarakat saat menghadapi kendala pelayanan kesehatan.

 

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Wakil Direktur RSUD Al-Ihsan Dr. Rohadi, perwakilan BPJS Kesehatan wilayah Soreang, serta pakar kesehatan.

 

Selain peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi momentum konsolidasi struktur partai. Peserta berasal dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

 

Ono menekankan pentingnya soliditas organisasi dan keseriusan pengurus dalam menjalankan tugas politiknya. Keberadaan struktur hingga tingkat ranting dinilai penting agar PDI Perjuangan tetap dekat dengan masyarakat dan mampu menyerap persoalan di lapangan.

 

Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada teori, namun diimplementasikan dengan menjadi penghubung dan pendamping masyarakat ketika menghadapi persoalan pelayanan kesehatan.**Leni Herliani

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!