23
Juni 2026 18:19 WIB
OLAH RAGA 153 Kali Dilihat

KDS Siapkan Relokasi Warga Bojongsoang untuk Atasi Banjir

AKusman

AKusman

Penulis

KDS Siapkan Relokasi Warga Bojongsoang untuk Atasi Banjir
Bupati Bandung olahraga bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu

MARGAHAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bergerak cepat menghadirkan langkah konkret guna mengatasi banjir tahunan di kawasan rawan, seperti Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Penanganan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor secara masif dengan menerapkan konsep pentaheliks (pentahelix).

Langkah strategis tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang akrab disapa KDS, di sela olahraga bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Selasa (23/6/2026) pagi.

Kegiatan olahraga rutin bulanan yang digelar bergiliran antarinstansi ini bertujuan mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi unsur Forkopimda. Forum nonformal yang lebih cair ini dinilai efektif untuk mempercepat koordinasi isu wilayah, penyelarasan program prioritas Presiden RI, serta menjaga kondusivitas daerah.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi jangka panjang bagi warga terdampak banjir. Salah satu strategi terbaru yang tengah disiapkan adalah opsi relokasi bagi warga Bojongsoang yang areanya kerap terendam parah saat musim hujan.

"Tadi pagi saya mendapat kabar dari Pak Kajati yang berkeinginan agar di Bojongsoang juga dilakukan relokasi. Pada prinsipnya, kami dari pemerintah daerah siap menyiapkan lahan untuk pemindahan warga di wilayah Bojongsoang," ujar KDS.

Ia menjelaskan, jika rencana relokasi ini disetujui masyarakat, lahan yang ditinggalkan akan diubah menjadi infrastruktur pengendali banjir.

"Jika masyarakat menerima, ini akan menjadi salah satu solusi. Lahan tersebut nantinya bisa kita jadikan embung-embung atau danau penampung air di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya," tambahnya.

Dalam memetakan dan mengawal wilayah rawan banjir, termasuk di kawasan Dalam Kaum Dayeuhkolot, Pemkab Bandung menggandeng TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat melalui kolaborasi pentaheliks.

"Ada hampir 10 kecamatan yang kita sentuh dengan kolaborasi pentaheliks ini," jelas KDS.

Selain relokasi, Pemkab Bandung saat ini tengah mematangkan rencana jangka panjang pembangunan kolam retensi di kawasan Lanud Sulaiman. Proyek serupa juga telah diusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk wilayah Tegalluar dan Sukamanah.

"Untuk kelanjutan rencana retensi di wilayah Lanud Sulaiman, secara prinsip alat-alat dari kita sudah siap, tinggal kapan kita memulainya," terangnya.

Meski demikian, Pemkab Bandung tetap mengutamakan perhitungan teknis di lapangan secara matang sebelum pekerjaan fisik dimulai. Kontur air dan Detail Engineering Design (DED) akan dihitung terlebih dahulu dengan target realisasi pada tahun ini.

Sementara itu, Danlanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program Pemkab Bandung, khususnya dalam penanganan banjir yang sudah menahun.

"Kami bersama Polri siap mendukung semua program Pak Bupati, khususnya di bidang pengamanan pada penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Bandung," pungkasnya.

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!