RANCABALI — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk mengingat kembali sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan di tengah kehidupan masyarakat.
Momentum tersebut turut menjadi perhatian Kepala Desa Indragiri, Agus Margono, S.IP. Ia mengajak seluruh warga Desa Indragiri untuk tidak sekadar memperingati Hari Kesaktian Pancasila secara seremonial, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Menurut Agus, semangat Pancasila harus terus diwariskan kepada generasi muda. Salah satu langkah nyatanya adalah peran orang tua dalam memberikan pendidikan sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai kepahlawanan sejak dini.
“Saya mengajak seluruh warga Desa Indragiri, khususnya para orang tua, agar senantiasa mendidik anak-anak tentang nilai-nilai kepahlawanan. Mereka harus memahami bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,” ujar Agus Margono.
Ia menegaskan, mengenang jasa pahlawan tidak cukup hanya dengan menghafalkan nama tokoh sejarah. Nilai-nilai perjuangan seperti persatuan, gotong royong, keberanian, rela berkorban, cinta tanah air, dan toleransi harus ditanamkan secara nyata.
“Anak-anak kita adalah penerus bangsa. Oleh karena itu, mereka harus dibekali karakter dan nilai-nilai kebangsaan, bukan hanya pendidikan akademik. Jangan sampai generasi muda melupakan sejarah,” tegasnya.
Agus juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan desa yang harmonis. Persatuan dan kebersamaan, lanjutnya, merupakan modal vital dalam menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan maju.
“Mari kita jadikan Pancasila sebagai fondasi yang kokoh untuk memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta membangun Desa Indragiri yang Berjaya. Semangat perjuangan pahlawan harus kita lanjutkan melalui karya, pengabdian, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” pungkas Agus.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, momentum 1 Oktober menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan dan mengamalkan Pancasila merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dari Desa Indragiri, semangat Pancasila terus dirawat, nilai kepahlawanan diwariskan, dan persatuan dijadikan kekuatan utama untuk menyongsong masa depan.