PANYADAP — Pemerintah Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi kekeringan di wilayahnya.
Kepala Desa Panyadap, Teddy Julia Taufik, menegaskan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan pembangunan tiga titik sumur dalam kepada instansi pemerintah terkait guna menghadapi musim kemarau.
"Usulan tiga titik lokasi pembangunan sumur bor tersebut ditujukan untuk mengantisipasi krisis air saat terjadi kekeringan, terutama guna memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian padi sawah," ujar Teddy dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).
Teddy merinci ketiga lokasi yang diusulkan untuk pembangunan sumur dalam tersebut meliputi:
Titik pertama: Berlokasi di Blok Susukan Leutik Cikalong, mencakup wilayah Dusun 1 dan Dusun 2 (meliputi 6 RW), yang berpotensi mengairi lebih dari 20 hektare lahan sawah.
Titik kedua: Berlokasi di wilayah Blok Sabagi, mencakup Dusun 5 dan Dusun 6.
Titik ketiga: Berlokasi di wilayah Blok Cibuah dan Neglasari, mencakup Dusun 3 dan Dusun 4.
"Insyaallah, saya selaku Kepala Desa Panyadap, mewakili masyarakat, telah berkoordinasi secara personal dengan beberapa anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat 2, Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan usulan tiga titik sumur dalam ini dapat segera terealisasi," tuturnya.