RANCABALI | Suasana hangat menyelimuti Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, saat dilaksanakannya peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi (MBG) pada Senin lalu. Program ini merupakan inisiatif sosial penting yang ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat lokal, terutama anak-anak dan warga yang membutuhkan.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Camat Rancabali, Mamet Slamet, SIP, yang memimpin peresmian simbolis. Turut hadir pula Kapolsek Ciwidey, Danramil Ciwidey, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, para Kepala Sekolah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sinergi untuk Pemenuhan Gizi dalam sambutannya, Kepala Desa Indragiri, Agus Margono, SIP, menekankan pentingnya sinergi antar elemen masyarakat agar program SPPG MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa dapur ini memiliki jangkauan layanan yang luas, mencakup dua desa, yaitu Desa Indragiri dan Desa Patengan, Selasa (18/11/2025).
"Dapur SPPG MBG ini akan melayani total 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang terdiri dari 2.500 KPM Peserta Didik dan 500 KPM B3," jelas Kepala Desa Indragiri, menunjukkan komitmen desa dalam mendukung program gizi ini.
Dukungan Penuh untuk Program Khusus Presiden Camat Rancabali, Mamet Slamet, SIP, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Desa Indragiri atas fasilitas tempat yang telah disediakan untuk pembangunan dapur ini. Camat menegaskan bahwa program SPPG MBG ini merupakan "program khusus presiden" dan oleh karena itu harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa serta seluruh lapisan masyarakat.
Setelah peresmian secara simbolis, para tamu undangan dipersilakan untuk meninjau langsung lokasi dapur. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan fasilitas yang disiapkan telah memadai dan siap beroperasi.
Acara ditutup dengan ramah tamah, yang menciptakan suasana akrab antara aparat pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir.
Dengan hadirnya Dapur SPPG MBG di Desa Indragiri, masyarakat diharapkan semakin terbantu dalam mengakses makanan sehat dan bergizi. Lebih dari itu, program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya peduli sesama di lingkungan Kecamatan Rancabali secara umum. ***