Tips Naek Angkot di Bandung
Written on December 25, 2009 – 4:44 pm | by Boy Macklin
Kalau anda jalan-jalan di Bandung tidak menggunakan kendaran pribadi perhatikan beberapa hal. Pada dasarnya suasana kota Bandung memang lebih nyaman menggunakan kendaraan umum atau angkutan kota (angkot), tapi tidak semua moda transportasi ini memberikn keuntungan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bandung.
Posting ini berbagi pengalaman, saya sendiri sebagai warga Bandung kadang kecewa dengan prilaku para supir angkot yang kadang merugikan penumpang. Memang tidak semua supir angkot “nakal” tapi tidak sedikit juga supir angkot yang nakal memainkan ongkos bahkan tidak ragu mengajak penumpang padahal rutenya tidak melewati daerah tujuan yang di cari penumpang. Hasilnya, tidak sedikit para wisatawan tersasar jauh ke daerah yang tidak dikenal. Akhir tetep saja minta bantuan Polisi Wisata untuk menunjukkan arah. Kerja dua kali dan tidak hemat waktu. Selain itu mencegah tindak kejahatan yang terjadi didalam kendaraan ini. Beberapa tips yng bisa anda lakukan saat akan menaiki angkot di Bandung;
1. Perhatikan Kondisi Kaca Mobil Angkot
Perhatikan kondisi angkot sebelum anda menaiki angkot, kalau bisa hindari angkot yang kaca kendaraannya dipasang kaca film yang gelap. Anda tidak akan tahu ada berapa penumpang yang ada di dalamnya, bersyukur kalau di dalam angkot itu semua berisi penumpang yang baik. Nah kalau di dalammnya ada copet atau orang jahat bagaimana? Kaca film mobil yang gelap yang digunakan oleh angkot tidak selamanya memberikan rasa aman. Bahkan cenderung menjadi ajang kriminal di dalam angkot tersebut. Mengingat kondisi jalan di kota Bandung yang berkelok dan pendek. Tidak menutup kemungkinan di tengah jalan naik para pelaku kejahatan, jika kaca angkot gelap tidak akan terlihat dari luar kalau sedang terjadi tindak kejahatan di dalammnya.
2. Perhatikan Daerah yang akan dituju.
Anda lebih baik bertanya kepada orang yang sudah kenal dahulu atau bertanya kepada Polisi terdekat jika akan menuju ke suatu tempat di Bandung. Misalnya anda dari daerah Buah Batu akan menuju ke Dago sebenarnya hanya dua kli naik angkot. Tapi karena anda tidak tahu jalannya kadang supir angkot berlaku nakal menunjukkan arah yang lebih jauh, akibatnya anda harus mengeluarkan ongkos lebih mahal.
3. Siapkan Uang Pecahan Rp. 1000,-
Hal ini penting karena umumnya ongkos angkot di dalam kota berkisar antara Rp. 1500,- hingga Rp. 2000,- jika tidak membayar dengan uang pas kadang harganya bisa naik 2 kali lipat. Kalau hal ini semoga saja anda mendapat supir angkot yang jujur. Supir angkot Bandung kalau sudah jujur, bisa baiknya setengah mati. Tapi kalau dapat supir yang nakal, waduh bisa mati kutu kita.
Tiga tips ini yang bisa diperhatikan dan menjadi pertimbangan anda kalau akan menggunakan angkot di Bandung. Selamat menikmati suasana romantis kota Bandung.
Tags: angkot, angkutan kota

7 Responses to “Tips Naek Angkot di Bandung”
By dwi isnein on Feb 20, 2010 | Reply
hello y friend..do you want exchange link with me
By yolanda krisna putra on Apr 16, 2010 | Reply
terima kasih infonya pak..
salam kenal saja,,
bagi-bagi infonya gan.
By Rifki Susetyo on Oct 4, 2010 | Reply
yang gatau naek angkot apa aja bisa klik di http://angkot.tibandung.com
By widi on Oct 26, 2010 | Reply
Asslm…
Alhamdulillah, ayah saya jg supir angkot tp Ayah saya slalu mndidik saya utk blaku jujur di khidupan,,,,
Saya bangga , mskipun ayah supir angkot tp saya bsa beri ayah saya prestasi di tk.nasional.
Keren blog-nya, klo mau naek angkot Bismillah dlu kata Ayah saya …hehehehe
By Bani on Dec 11, 2010 | Reply
Wah, aku pernah ngalaminnya nasib baik waktu naik angkot di bandung. waktu itu aku lagi ikut tes SNMPTN.. supir angkotnya baik banget.. gara-gara uangku gak ada receh, eh malah gak bayar jadinya.. hahaha.
By Netbook Islami on Sep 16, 2012 | Reply
IYa yah kalo naek angkot pake 100 rebuan jadi gak bayar nanti, hehehe.. tapi paling dicemberutin ama sopirnya… hihihi