Geografis Kota Bandung
Written on November 27, 2008 – 6:38 pm | by Fifi Afiany
Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Disamping memiliki penduduk yang padat, Bandung juga memiliki berbagai keunikan didalamnya dan sangat menarik untuk kita pelajari. Namun minat untuk mempelajari keadaan geografis daerahnya sendiri amatlah kurang dikalangan warga kota Bandung sekarang ini. Melihat kenyataan seperti demikian posting ini diharapkan bisa merubah paradigma tersebut. Caranya tidak lain yaitu dengan memberikan sedikit informasi yang ada tentang Indikator Geografis Kota Bandung. Harapannya info yang diberikan adalah informasi bagi banyak orang terutama bagi mereka yang ingin berkunjung ke kota Bandung dan tidak hanya terikat pada keadaan geografisnya saja, tetapi semoga pembaca dan para calon wisatawan memiliki keinginan untuk memperhatikan unsur geografis kota Bandung.
Kota Bandung terletak di sebuah dataran tinggi di 180 km sebelah tenggara dari Jakarta. Bandung mempunyai iklim yang lebih dingin sepanjang tahun dibandingkan kota-kota lain di Indonesia. Kota ini dikelilingi oleh gunung-gunung, banyak diantaranya adalah gunung merapi yang masih aktif, antara lain Gunung Tangkubanparahu, Gunung Burangrang and Bukit Tunggul. Sungai utama yang mengaliri Kota Bandung adalah Sungai Citarum dan Sungai Cikapundung.
Bandung terletak pada koordinat 107° Bujur Timur and 6° 55’ Lintang Selatan. Luas Kota Bandung adalah 16.767 hektar. Kota ini secara geografis terletak di tengah-tengah provinsi Jawa Barat, dengan demikian, sebagai ibukota provinsi, Bandung mempunyai nilai strategis terhadap daerah-daerah di sekitarnya. Ketinggian +768 meter di atas permukaan laut rata-rata (mean sea level), dengan di daerah utara pada umumnya lebih tinggi daripada di bagian selatan. Ketinggian di sebelah utara adalah sekitar +1050 msl, sedangkan di bagian selatan adalah sekitar +675 msl. Bandung dikelilingi oleh pegunungan, sehingga Bandung merupakan suatu cekungan (Bandung Basin).
Melalui Kota Bandung mengalir sungai utama seperti Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum serta anak-anak sungainya yang pada umumnya mengalir ke arah selatan dan bertemu di Sungai Citarum, dengan kondisi yang demikian, Bandung selatan sangat rentan terhadap masalah banjir.
Dalam keperintahan Bandung memiliki Bandung memiliki 26 kecamatan, yaitu: Andir, Arcamanik, Astana Anyar, Babakan Ciparay, Bandung Kidul, Bandung Kulon, Bandung Wetan, Batununggal, Bojong Loa Kaler, Bojong Loa Kidul, Cibeunying Kaler, Cibeunying Kidul, Cibiru, Cicadas, Cicendo, Cidadap, Coblong, Kiaracondong, Lengkong, Margacinta, Rancasari, Regol, Sukajadi, Sukasari, Sumur Bandung, dan Ujung Berung.
Akibat kondisi geografis yang segar ini, kota Bandung juga memiliki potensi sumber daya alam yang bisa dikatakan lebih menguntungkan. Pertanian di Kota Bandung berkembang dengan baik karena kondisi tanah yang cukup subur dan cuaca yang cocok untuk pertanian. Sektor ini sedikit banyak memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah Kota Bandung, misalnya saja tahun 2004 pada jenis komoditi padi kering (Harverst Dry Paddy) jumlah produksinya mencapai 19.922 ton.
Tags: Bandung, Geografis Kota Bandung, Peta Bandung, Sumber daya alam Bandung

One Response to “Geografis Kota Bandung”
By Thomas on Oct 9, 2009 | Reply
Aduh, reeus pisan aya website nu ngangge basa Sunda,, pertahankeun Kang, urang sunda urang nu miara n wani wanohkeun sunda urang.